Efektivitas Terapi Kompres Dingin dalam Menurunkan Stres Orang dengan Lupus (Odapus) Dewasa Muda di Perhimpunan Masyarakat Peduli Lupus Parahita Malang

Elvira Sari Dewi, Soemardini Soemardini, Ika Setyo Rini

Abstract


Kompres dingin dapat digunakan untuk menurunkan stres. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas terapi kompres dingin dalam menurunkan stres Odapus dewasa muda di Parahita. Penelitian ini dilakukan dengan studi eksperimental semu menggunakan one group pretest posttest design. Sampel dipilih dengan teknik total sampling dan didapatkan 25 sampel sesuai kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Variabel yang diukur adalah stres sebelum dan sesudah diberikan terapi kompres dingin baik secara fisik (tekanan darah, pernapasan, nyeri kepala, dan gangguan tidur), kognitif (gangguan konsentrasi dan daya ingat), maupun emosional (tingkat stres). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompres dingin berpengaruh terhadap penurunan pernapasan, nyeri kepala, gangguan tidur, tingkat stres, dan gangguan konsentrasi dengan nilai p < 0,05. Namun pemberian kompres dingin tidak menunjukkan pengaruh pada penurunan tekanan darah dan gangguan daya ingat dengan nilai p > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terapi kompres dingin dapat digunakan untuk menurunkan stres Odapus dewasa muda di Parahita dengan efektivitas: (1) Terapi kompres dingin dapat digunakan untuk menurunkan respons stres berupa penurunan pernapasan, nyeri kepala, gangguan tidur, tingkat stres, dan gangguan konsentrasi. (2) Terapi kompres dingin tidak dapat digunakan untuk menurunkan respons stres berupa peningkatan tekanan darah dan gangguan daya ingat.

 

Kata kunci: Kompres dingin, Lupus, Odapus, Parahita, Stres.

Full Text:

PDF

References


[SDF] Syamsi Dhuha Foundation. Lupus dan Penatalaksanaannya. (Online). 2011.http://www.research.ui.ac.id/v1/images/stories/lupus/Lupus%20dan%20penatalaksanaannya.pdf Diakses 8 November 2011.

Stoppard M. Panduan Kesehatan Keluarga. Winardini, DTW (Penerjemah). Jakarta: Penerbit Erlangga. 2010. Hlm. 324-325.

[HHS} Departement of Health and Human Services of US. Lupus. (Online). 2011.http://www.womenshealth.gov/publications/our-publications/factsheet/lupus.pdf. Diakses 10 Oktober 2011.

Herdman TH. Nanda International Nursing Diagnoses: Definitions & Classification 2009-2011. USA: Sheridan Books, Inc. 2009. P. 355.

Pons-Estel GJ, Alarcon GS, & Scofield L. Understanding the Epidemiology and Progression of Systemic Lupus Erythematosus. Semin Arthritis Rheum. 2010; 39:257.

Gunadi R. Siaran pers Care for Lupus SDF Awards 2011. Penghargaan untuk Dorong Penelitian Terapi Lupus. (Online).2011.http://www.syamsidhuhafoundation.org/detailarticle-siaran-pers-care-for-lupus-sdf-awards-2011-article. Diakses 25 Februari 2012.

Potter PA, Perry AG. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 4. Volume 1. Yasmin A, Made S, Dian E, Laily M, Ellen P, Kusrini, SK, dan Enie N (Penerjemah). Jakarta: EGC. 2005. Hlm. 476-494, 704-723.

Dewi ES, Wibawani L, Sari WR. Es Pocong: Aplikasi Terapi Kompres Dingin untuk Menurunkan Respons Stres Tingkat Berat pada Odapus Rentang Usia Dewasa Muda. PKM-GT. Tidak diterbitkan. Malang: Universitas Brawijaya. 2012.

Wilkinson G. Seri Kesehatan Bimbingan Dokter pada Stres. Jakarta: Dian Rakyat. 2002. Hlm. 81-89.

Berman A, Snyder SJ, Kozier B, Erb G. Buku Ajar Praktik Keperawatan Klinis Kozier & Erb. Edisi 5. Eny M, Esty W, Devi Y (Penerjemah). Jakarta: EGC. 2009. Hlm. 402-412, 420.

[AASM] American Academy of Sleep Medicine. Cooling the Brain during Sleep May Be an Easy, Natural and Effective Treatment for Insomnia. (Online).2011.http://www.aasmnet.org/articles.aspx?id=2322. Diakses 30 Maret 2012.

Psychology Foundation of Australia. Depression Anxiety Stress Scale (DASS). (Online). 2011. http://www2.psy.unsw.edu.au/groups/dass/. Diakses 26 Februari 2012.

Yuyun. Kursus Memasak Ibu Yuyun. Makalah disajikan dalam Kursus Memasak Ibu Yuyun yang Disponsori Koran Kompas. 2011.

Speert D. Brain Facts: A Primer on the Brain and Nervous System. 6th Edition. Washington DC: Society for Neuroscience. 2008. P. 31-33.

Theoharides TC. Migraine Headaches: the Immunologist’s View. Hospital Chronicles 2008; 3(4):167-171.

Sutikno. Hormon Epinefrin (Adrenalin). (Online).2009.http://sutikno.blog.uns.ac.id/2009/04/05/hrmon-epinefrinadrenalin/. Diakses 13 Februari 2012.

Tarigan, I. Enam Cara Kurangi Hormon Stres.(Online).2010.http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/01/01/2098/4/Enam%20Cara%20Kurangi%20Hormon%20Stres. Diakses 13 Februari 2012.

Supriati L. Statistik Nonparametrik (Materi Kuliah Tidak Dipublikasikan). Mata Kuliah Nursing Research I. Malang: Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. 21 Mei 2012.

Wahyuni S. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Minyak Atsiri Bunga Mawar terhadap Tingkat Stres Mahasiswa dalam Mengikuti Pembelajaran Klinik di PSIK FK-UNAND Tahap Profesi Tahun 2012. Penelitian. Tidak diterbitkan. Padang: Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. 2012.

Smeltzer S. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. Edisi ke-8. Yasmin A (Penerjemah). Jakarta: EGC. 2002. Hlm. 545.

Leometa CH. Penerimaan Diri Penderita Systemic Lupus Erythematosus (SLE) Usia Dewasa Muda. Skripsi. Tidak diterbitkan. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.