Pengaruh Relaksasi Otot Progresif dengan Musik terhadap Kualitas Tidur Lansia di Posyandu Lansia “Anjasmoro” Kelurahan Sukorame Kediri

Setyoadi Setyoadi, Retno Lestari, Nirmala Kusuma

Abstract


Kualitas tidur merupakan kepuasan tidur yaitu suatu keadaan istirahat badan dan pikiran (tidur nyenyak atau pulas) yang ditandai dengan badan terasa segar ketika bangun tidur. Kualitas tidur buruk akan mengakibatkan badan terasa lelah, tanda-tanda vital tidak stabil meskipun tidur dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh relaksasi otot progresif dengan musik terhadap kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia “Anjasmoro” Kelurahan Sukorame Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental. Sampel penelitian adalah 17 orang lansia. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah relaksasi otot progresif dengan musik. Variabel tergantung adalah kualitas tidur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan  dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari relaksasi otot progresif dengan musik terhadap kualitas tidur pada lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Sukorame Kota Kediri (p = 0,000) Kesimpulan penelitian ini  adalah relaksasi otot progresif dengan musik dapat meningkatkan kualitas tidur lansia.

 

Kata kunci: Kediri, Kelurahan Sukorame, kualitas tidur, Lansia, Musik, Relaksasi otot.

Full Text:

PDF

References


Van Leuven. Population Aging: Implications for Nurse Practitioners. Journal for Nurse Practitioners. (Online). 2012; 8(7): 554-559, (http://dx.doi.org/10.1016/j.nurpra.2012.02.006. Diakses 5 Oktober 2014.

Widiyani R. Tahun 2025, Jumlah Lansia Melebihi Balita. http://health.kompas.com/read/2013/06/01/08561583/Tahun.2025.Jumlah.Lansia.Melebihi.Balita. 2013.

Maryam S dkk. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika. 2008.

Tambayong. Patofisiologi untuk Keperawatan. Jakarta: EGC. 2000.

Tjai R. Obat-Obat Penting Kasiat, Penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya. Edisi ke-4. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2007. Hlm 383.

Apriadji. Good Mood Food Makanan Sehat Alami. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2007. Hlm 41.

Tamher S dkk. Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. 2009.

Herodes. Teknik Relaksasi Progresif terhadap Insomnia pada Lansia. (Online).2010.(http://herodessolution.blogspot.com/2010/11/teknik-relaksasi-progresif-terhadap. Diakses 5 Oktober 2014.

Choi YK. The Effect of Music and Progressive Muscle Relaxation on Anxiety, Fatigue, and Quality of Life in Family Caregivers of Hospice Patients. (Online). 2010. (http://search.proquest.com/docview/223548209/fulltextPDF/34F7BCCDA76E4C86PQ/1?accountid=46437. Diakses 5 Oktober 2014.

Anwar Z. Penanganan Gangguan Tidur pada Lansia. (Online). 2010. (http://researchreport.umm.ac.id/index.php/researchreport/article/viewfile/341/435ummresearchreportfulltext.pdf). Diakses 1 Maret 2015.

Bandiyah S. Lanjut Usia dan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika. 2009.

Erliana E, Harun H, & Susanti RD. Perbedaan Tingkat Insomnia Lansia Sebelum dan Sesudah Latihan Relaksasi Otot Progresif di BPSTW Ciparay Bandung. (Online). 2008. (http://www.kesehatan.lansia.com/2009/tingkat-insomnia-pada-lansia.pdf). Diakses 1 Maret 2015,

Potter PA dan Perry AG. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik. Jakarta: EGC. 2006.

Siregar. Mengenal Sebab-Sebab, Akibat-Akibat dan Cara Terapi Insomnia. Jogjakarta: Flash Books. 2011.

Wijayanti FY. Perbedaan Tingkat Insomnia pada Lansia Sebelum dan Sesudah Pemberian Terapi Musik Keroncong di Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tulungagung. Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang. 2012.

Stefanus K. Pengaruh Terapi Musik terhadap Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Wreda Hanna Yogyakarta. (Online). 2011. http://kristostefanus.wordpress.com. Diakses 5 Oktober 2014.

Hidayat A. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep Dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. 2006.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.