Perbandingan Karakteristik Fisik dan Daya Adhesi Tablet Vaginal Metronidazol Menggunakan Glidan Talc-Colloidal Sillicon Dioxide dengan Colloidal Sillicon Dioxide

Moch Rijal Hadi, Oktavia Eka Puspita, Adeltrudis Adelsa Danimayostu

Abstract


Tablet vaginal adalah tablet yang dirancang untuk administrasi vagina dalam pengobatan infeksi lokal, penyerapan sistemik, dan penyerapan ke dalam jaringan vagina. Jumlah pengisi memiliki konsentrasi terbesar dibandingkan jumlah eksipien yang lain, sehinggga pengisi memiliki peran penting dalam membentuk karakteristik tablet yang bagus serta diharapkan mampu melepaskan zat aktif dengan baik. Sebagai bahan pengisi, starch 1500 memiliki sifat kompresibilitas yang sangat baik sehingga cocok digunakan sebagai metode kempa langsung, tetapi starch 1500 memiliki sifat alir yang tidak bagus yang  berpengaruh pada proses pencetakan tablet, sehingga untuk memperbaiki sifat alir dari starch 1500 dibutuhkan penambahan glidan. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan glidan talc-colloidal sillicon dioxide dengan colloidal sillicon dioxide dalam memperbaiki sifat alir sehingga menghasilkan karakteristik fisik dan daya adhesi yang baik serta optimum pada tablet vaginal metronidazole. Hasil uji menunjukkan bahwa formula 2 (F2) yaitu glidan colloidal sillicon dioxide memberikan karakteristik fisik yang lebih bagus meliputi kekerasan, kerapuhan, disintegrasi, keseragaman bobot, dan keseragaman kandungan daripada formula 1 (F1) yaitu glidan talk. Untuk uji disolusi dari kedua formula tidak memenuhi spesifikasi karena hasilnya dibawah 85 %. Daya adhesi F2 juga lebih kuat yaitu mampu menahan pemberat hingga 5,16 kg sedangkan F1 hanya mampu menahan pemberat hingga 4,33 kg. Penelitian ini menyimpulkan bahwa F2 memiliki karakteristik fisik dan daya adhesi tablet yang lebih baik dibandingkan dengan F1.

 

Kata kunci: Colloidal sillicon dioxide, Daya adhesi tablet vaginal, Karakteristik fisik, Talc.

Full Text:

PDF

References


Siregar JP. Dasar –Ddasar Praktis Teknologi Farmasi Sediaan Tablet. Jakarta: Penerbit Buku kedokteran EGC. 2010.

Pandey KH. Formulation and In-vitro Evaluation of Antibiotic Effervescent Bioadhesive Vaginal Tablet. Karnakata: Department Of Pharmaceutics, The Oxford College of Pharmacy. 2012.

Gohel and jogani. A review of co-processed directly compressible excipients. J Pharm Pharmaceut Sci India. 2005.

Rowe etal. Handbook of Pharmaceutical Excipients. 5th Edition. London: Royal Pharmaceutical Society of Great Britain. 2006.

Giola A. Intrinsic Flowability: A New Technology for Powder-Flowability Classification in Flodex Technical Bulletin. Pharmaceutical Technology Hanson Research. 1980.

[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia. Edisi ke-4. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. 1995.

[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. 1979.

Geeta PM and Patel AP. A Novel Effervescent Bioadhesive Vaginal Tablet of Ketoconazole : Formulation and In-vitro Evaluation. International Journal of Pharm Tech Research. 2010; 2(1):656-667.

El-Kamel AH et al. Biodhesive Controlled Release Metronidazole Vaginal Tablets. Acta Pharm. 2002; 52:171-179.

Lachman L. The Theory & Practice of Industrial Pharmacy. English: Lea & Febiger. 1986.

Parrot EL and Saski W. Experimental Pharmaceutical Technology. 4th Edition. Mineapolis: Burges Publishing Company. 1971.

Saifullah NT. Penggunaan Ammilum Sagu Preglatinized sebagai Bahan Penghancur Tablet dengan Bahan Pengisi yang Tidak Larut dalam Air. Yogyakarta: Fakultas Farmasi UGM. 2003.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.