DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER KEDUA DAN KETIGA DI WILAYAH PUSKESMAS TANAH SEREAL, KOTA BOGOR

Authors

  • Resty Jayanti Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun
  • Ade Saputra Nasution Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun
  • Ida Nuraida Akademi Kebidanan Annisa Jaya
  • Nura Suciati Fauzia Akademi Kebidanan Annisa Jaya
  • Devia Lydia Putri Akademi Kebidanan Annisa Jaya

DOI:

https://doi.org/10.21776/majalahkesehatan.2022.009.02.4

Keywords:

hipertensi, ibu hamil, jumlah kehamilan, maternitas, stres

Abstract

Faktor stres, usia maternitas, dan paritas yang dialami oleh ibu hamil akan memicu terjadinya peningkatan tekanan darah melalui suatu mekanisme yang dapat meningkatkan kadar adrenalin. Peningkatan tekanan darah dapat mencapai 140/90 mmHg pada orang dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor stres, usia kehamilan, usia maternitas, dan jumlah kehamilan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil trimester ke-2 dan 3. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan sampel sebanyak 62 orang yang diambil secara accidental sampling di wilayah Puskesmas Tanah sereal, Kota Bogor. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa tingkat stres, usia maternitas, jumlah kehamilan, dan usia kehamilan  berhubungan dengan kejadian hipertensi ibu hamil (p =  0,002; p = 0,000; p = 0,031; p = 0,037 secara berturutan). Kesimpulannya, semua faktor yang diteliti berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil, sehingga ibu hamil perlu menjaga atau menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi pada masa kehamilan.  

Author Biographies

Resty Jayanti, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Ade Saputra Nasution, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Ida Nuraida, Akademi Kebidanan Annisa Jaya

Program Studi Kebidanan

Nura Suciati Fauzia, Akademi Kebidanan Annisa Jaya

Program Studi Kebidanan

Devia Lydia Putri, Akademi Kebidanan Annisa Jaya

Program Studi Kebidanan

References

Sugiarno A, Wiwin NW. Hubungan Hipertensi Maternal dan Jenis Persalinan dengan Kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) pada Neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Borneo Student Res. 2020; 1(3): 1582-1587.

Harahap N, Fitriani WN, Husada PK. Analisis Hubungan Sosial Ekonomi dengan Kepatuhan Konsumsi Suplemen Kalsium pada Ibu Bersalin. Prosiding Webinar Keperawatan: Strategi Peningkatan Kualitas Kesehatan Pasien Kronis di Era New Normal. Surakarta, 31 Oktober 2020: 143-146.

Putra MM, Widiyanto A, Bukian PAW, Atmojo JT. Hubungan Keadaan Sosial Ekonomi dan Tingkat Stres dengan Kejadian Hipertensi. Intan Husada J Ilmu Keperawatan. 2019; 7(2):1-13. DOI:10.52236/Ih.V7i2.150.

Ningtias RAA, Wijayanti T. Hubungan Usia Ibu dan Usia Kehamilan dengan Kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Borneo Student Res. 2021; 2(3):1647-1653.

Laila EF. Usia, Paritas, Riwayat Hipertensi dan Frekuensi Pemeriksaan ANC Terhadap Kejadian Preeklampsiapada Ibu Hamil. J Kebidanan Malahayati. 2019; 5(2):128-136.DOI:10.33024/Jkm.V5i2.1220.

Ardian I. Signifikansi Tingkat Stres dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. UNISSULA Nursing Conference Proceeding Book: Nurse Roles in Providing Spiritual Care in Hospital, Academic, and Community. Semarang, 24 Februari 2018;1(1):152-156.Http://Jurnal.Unissula.Ac.Id/Index.Php/Unc/Article/View/2907

Naibaho F. Faktor-Faktor yang Ber-hubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Puskesmas Nunpene Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2018. Ekon Sos Hum. 2021; 2(12):20-25.

Nur AF dan Adhar A. Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSU Anutapura Kota Palu 2. J Kesehat Tadulako. 2017; 7(2):52-58.

Mutmainnah dan Malka ST. Hubungan Faktor Maternal terhadap Kejadian Hipertensi Gestasional di Puskesmas Mare Kabupaten Bone Tahun 2021. J Kebidanan. 2021; 6(1):5-11.

Husaidah S. Hubungan Resiko Tinggi Usia Ibu Hamil dengan Kejadian Hipertensi dalam Kehamilan. Zo Kebidanan. 2020; 10(3):20-24.

Lail Y, Yudistira S. Hubungan Pola Makan, Status Gizi, dan Tingkat Stres dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Hambawang. J Kesehat Indones. 2021; 12(1):34-39.

Widya ST, Kartika SD, Kurniawan MB, Syah MIH, Yerli N, Qulbi S. Hubungan Tingkat Stres dengan Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. Collab Med J. 2018; 1(3):55-65.

Nurhasanah DN. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil di RSUD Panembahan Senopati Bantul Tahun 2016. Tugas Akhir. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas 'Aisyiyah. 2017.

Safitri A dan Djaiman SPH. Hubungan Hipertensi dalam Kehamilan dengan Kelahiran Prematur : Metaanalisis. Media Penelit Dan Pengemb Kesehat. 2021; 31(1):27-38.

Akri YJ dan Yunamawan. Studi tentang Usia Ibu, Paritas, Riwayat Hipertensi dan Pola Istirahat terhadap Kejadian Preeklamsi di Puskesmas Sukodono Lumajang. 2020; 8(2):1-23:41-49.

Retnaningtyas E, Wahyuni C, Palupi R, dkk. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keteraturan Pemeriksaan Antenatalcare pada Ibu Hamil Aterm. Public Heal Saf Int J. 2022;2(1):1-10.

Sherwood L. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. BU Pendit,

HO Ong, AA Mahode & D Ramadhani (Editor). Edisi Ke-8. Jakarta:

EGC. 2014.

Rozikhan. Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Dr. H. Soewondo Kendal. Tesis. Semarang: Program Magister Epidemiologi, Universitas Diponegoro. 2007.

Wiknjosastro H. Ilmu Kebidanan. Edisi ke-4 Cetakan ke-2. Jakarta: Yayasan

Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 2009. Hlm. 523 - 529.

Downloads

Published

2022-08-16