PERBANDINGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN ANTARA PENGGUNA ROKOK KONVENSlONAL DAN PENGGUNA ROKOK ELEKTRONIK

Authors

  • Taufiq Abdullah Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya
  • Ungky Agus Setyawan Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya
  • Audri Shabrina Fadhila Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.majalahkesehatan.2021.008.02.3

Keywords:

ketergantungan, motivasi perokok, pengguna rokok elektronik, pengguna rokok konvensional

Abstract

Rokok elektronik sering dianggap kurang adiktif dibandingkan rokok konvensional (tembakau). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat ketergantungan pada pengguna rokok konvensional dan pengguna rokok elektronik pada usia remaja sampai dewasa muda. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional melalui survei menggunakan kuesioner online terhadap 48 responden yang terdiri dari 22 pengguna rokok elektronik, 13 pengguna rokok konvensional dan 12 pengguna keduanya pada usia remaja sampai dewasa muda. Evaluasi tingkat ketergantungan menggunakan kuesioner Fagerström test for nicotine dependence (FTND). Pengukuran motivasi alasan merokok menggunakan kuesioner Horn’s smoker’s self test. Analisis data menggunakan analsis statistik nonparametrik Mann-Whitney test dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perokok elektronik mempunyai tingkat ketergantungan nikotin yang lebih tinggi (rata-rata 2,18) dibandingkan perokok konvensional (rata-rata 1,15; p < 0,05). Hasil Mann-Whitney test didapatkan nilai signifikansi p < 0,05 untuk tingkat ketergantungan nikotin berdasarkan motivasi alasan merokok adalah ketagihan (craving), sedangkan didapatkan nilai signifikansi p > 0,05 untuk tingkat ketergantungan nikotin berdasarkan motivasi alasan merokok pada kategori stimulasi, kesenangan, crutch, kebiasaan, stres, dan sosial. Kesimpulan penelitian ini, terdapat perbedaan signifikan tingkat ketergantungan antara pengguna rokok konvensional dan rokok elektronik dengan tingkat ketergantungan lebih tinggi pada pengguna rokok elektronik.

 

Author Biographies

Taufiq Abdullah, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya

Departemen Emergensi Medisin

Ungky Agus Setyawan, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya

Departemen Ilmu Kedokteran Respirasi dan Pulmonologi

Audri Shabrina Fadhila, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya

Program Studi Pendidikan Dokter

References

World Health Organization (WHO). WHO Report 2019 on The Global Tobacco Epidemic 2019. (Online). 2019. http://www.who.int/.

Depkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018, Jakarta: Riset Kesehatan Dasar, 2018.

Brożek GM, Jankowski M, Lawson JA, Shpakou A, Poznański M, Zielonka TM, Klimatckaia L, Loginovich Y, Rachel M, Gereová J, Golonko J. The Prevalence of Cigarette and E-Cigarette Smoking among Students in Central and Eastern Europe—Results of the YUPESS Study. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2019; 16(13):2297.

Morgenstern M, Nies A, Goecke M, Hanewinkel R. E-Cigarettes and the Use of Conventional Cigarettes: A Cohort Study in 10th Grade Students in Germany. Deutsches Ärzteblatt International. 2018; 115(14):243.

Arias-Carrión O, Stamelou M, Murillo-Rodríguez E, Menéndez-González M, Pöppel E. Dopaminergic Reward System: a Short Integrative Review. International Archives of Medicine. 2010; 3(1):1-6.6.

Benowitz NL. Nicotine Addiction. New England Journal of Medicine. 2010; 362(24):2295-303.7.

CDC. Learn about Nicotine Therapy. Using Nicotine Replacement Therapy. (Online). 2020. https://www.cdc.gov/tobacco/campaign/tips/quit-smoking/guide/explore-medications.html. Diakses 29 Mei 2020.

WHO (World Health Organization). Gender, Women, and the Tobacco Epidemic. Geneva: WHO. 2010. P. 137-148.

SIRKESNAS. Survei Indikator Kesehatan Nasional. Jakarta: Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2016.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kajian Rokok Elektronik di Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Direktorat Pengawasan Narkotika,

Psikotropika dan Zat Adiktif. Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2017.

Jankowski M, Krzystanek M, Zejda JE, Majek P, Lubanski J, Lawson JA, Brozek G. E-cigarettes are More Addictive than Traditional Cigarettes—a Study in Highly Educated Young People. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2019; 16(13):2279.16.

Goniewicz ML, Hajek P, McRobbie H. Nicotine Content of Electronic Cigarettes, Its Release in Vapour and Its Consistency Across Batches: Regulatory Implications. Addiction. 2014; 109(3):500-7.

González-Roz A, Secades-Villa R, Weidberg S. Evaluación de los Niveles de Dependencia de La Nicotina en Usuarios de Cigarrillos Electrónicos (Evaluating Nicotine Dependence Levels in E-Cigarette Users). Adicciones. 2017; 29(2):136-8.

Etter JF, Eissenberg T. Dependence Levels in Users of Electronic Cigarettes, Nicotine Gums and Tobacco Cigarettes. Drug and Alcohol Dependence. 2015; 147:68-75.

Liu G, Wasserman E, Kong L, Foulds J. A Comparison of Nicotine Dependence among Exclusive E-cigarette and Cigarette Users in the PATH Study. Preventive Medicine. 2017; 104:86-91.

Hajek P, Przulj D, Phillips A, Anderson R, McRobbie H. Nicotine Delivery to Users from Cigarettes and from Different Types of E-Cigarettes. Psychopharmacology. 2017; 234(5):773-9.

Jankowski M, Brozek G, Lawson J, Skoczynski S, Zejda JE. E-smoking: Emerging Public Health Problem?. International Journal of Occupational Medicine and Environmental Health. 2017 ; 30(3):329.

Owotomo O, Maslowsky J, Loukas A, Perceptions of the Harm and Addictiveness of Conventional Cigarette Smoking among Adolescent E-Cigarette Users. J Adolesc Health. 2018; 62:87–93.

Downloads

Published

2021-07-09