Pembuatan dan Optimasi Elektroda Selektif Ion Merkuri Berbasis Kitosan untuk Mengukur Kadar Merkuri dalam Sediaan Kosmetik

Authors

  • Imalia Nurrachma Ayuningtyas FKUB
  • Atikah Atikah FKUB
  • Ema Pristi Yunita FKUB
  • Alvan Febrian S FKUB

Abstract

Kandungan logam merkuri dalam kosmetik sangat berbahaya bagi kesehatan. Merkuri ditambahkan ke dalam kosmetik supaya kulit tampak lebih cerah. Pengembangan metoda sensor potensiometri menggunakan elektroda selektif ion (ESI) merkuri tipe kawat terlapis diharapkan mampu mendeteksi ion logam merkuri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat ESI ion merkuri (Hg2+) tipe kawat terlapis bermembran kitosan yang memiliki karakter optimum untuk analisis. ESI dibuat dari kawat platina (Pt) yang dilapisi membran yang terbuat dari campuran bahan aktif kitosan, polimer polivinylchloride (PVC), dan pemlastis dioktilphtalat (DOP) dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan 1:3 (b/v). Optimasi ESI Hg2+ yang dilakukan adalah optimasi perbandingan komposisi membran dan lama waktu perendaman membran dalam larutan HgCl2 0,25 M pada waktu 10, 20, 30, 40, 50, dan 60 menit. Selain itu, dilakukan karakterisasi sifat dasar ESI Hg2+ yang meliputi faktor Nernst, rentang konsentrasi linier, batas deteksi, dan waktu respon. Penelitian ini menunjukkan perbandingan komposisi optimum membran ESI Hg2+ adalah 3 % kitosan : 39 % PVC : 58 % DOP dengan waktu perendaman optimum selama 40 menit. ESI Hg2+ yang dibuat bersifat Nernstian dengan nilai faktor Nernst 29,35 mV/dekade konsentrasi dan R2 = 0,923; rentang konsentrasi linier 1x10-1 – 1x10-7 M; batas deteksi 7,99x10-8 M atau 0,022 ppm; dan waktu respon 200 detik.

 

Kata kunci: Elektroda selektif ion tipe kawat terlapis, Kitosan, Membran sensor, Merkuri, Potensiometri.

Author Biographies

Imalia Nurrachma Ayuningtyas, FKUB

FKUB

Atikah Atikah, FKUB

FKUB

Ema Pristi Yunita, FKUB

FKUB

Alvan Febrian S, FKUB

FKUB

References

Perlunya penggunaan stabilisator untuk membantu menstabilkan arus listrik selama pembacaan potensial.

Perlunya penelitian lanjutan tentang komposisi bahan penyusun membran ESI yang lain dengan memperhatikan faktor seperti temperatur, pH, dan ion asing agar dihasilkan karakter kinerja ESI yang lebih optimal.

Perlunya validasi metode ESI Hg2+ sehingga dapat diaplikasikan pada produk kosmetik di pasaran secara tepat dan akurat.

DAFTAR PUSTAKA

BPOM. Public Wrarning Nomor HM.03.03.1.43.14.12.8256: Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya Merkuri (Hg). Jakarta: Badan POM. 2012.

Fatmawaty A. Sosiyawati D. Analisis Logam Berat dalam Perona Kelopak Mata yang Beredar di Kota Makasar dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom. Majalah Farmasi dan Farmakologi. 2008. 12(2):31-36.

Zhai H, Maibach HI. Handbook of Cosmetic Science and Technology: Skin Whitening Agents. 3rd Edition. New York: Informa Healthcare USA, Inc. 2009.

BPOM. Peraturan Kepala Badan POM No. HK.03.1.23.07.11.6662 Tentang Persyaratan Cemaran Mikroba dan Logam Berat dalam Kosmetika. Jakarta: Badan POM. 2011.

BPOM. Peraturan Kepala Badan POM No. HK.03.1.23.07.11.6662 Tentang Persyaratan Cemaran Mikroba dan Logam Berat dalam Kosmetika. Jakarta: Badan POM. 2011.

[WHO] World Health Organization . Mercury in Skin Lightening Products. Public Health and Environment. Switzerland: WHO. 2011.

Bernhoft RA. Mercury Toxicity and Treatment: A Review of the Literature. Journal of Environmental and Public Health. 2012.

Broussard LA, Stabler CHA, Winecker RE, Miller JDR. The Toxicology of Mercury. Laboratory Medicine. 2002; 33(8).

[BPOM] Badan Pengawas Obat dan Makanan. Public Wrarning Nomor KH.00.01.43.2503: Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya dan Dilarang. Jakarta: Badan POM. 2009.

Primaharinastiti, R. Pembuatan dan Karakterisasi Elektrode Selektif Ion (ESI) Salbutamol Berbasis Membran Tipe Kawat Terlapis. Artikel Ilmiah Farmasi. Volume 1. Surabaya: Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. 2008.

Kurniati T. Sensor Zat Warna Rhodamin B Bermembran Polimer Campuran PVC (Polyvynylchloride) - Plasticizer (DOP) dengan Kitosan sebagai Carrier. Tesis. Malang: Fakultas MIPA Universitas Brawijaya. 2011.

Kunusa WR. Pembuatan dan Karakterisasi ESI Pb2+ Tipe Kawat Terlapis Bermembran Kitosan. Tesis. Malang: Fakultas MIPA Universitas Brawijaya. 2011.

Benavente M. Adsorption of Metallic Ions on to Chitosan: Equilibrium and Kinetic Studies. Thesis. Sweden: Department of Chemical Engineering andTechnology, Royal Institute of Technology. 2008.

Guibal E. Interactions of Metal Ionswith Chitosan-Based Sorbents: A Review. (Abstract). Separation and Purification Technology. 2004; 38(1).

Downloads

Published

2016-04-26

Issue

Section

Articles