AKTIVITAS ANTIBIOFILM FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica) PADA BAKTERI METHICILIN-RESISTANT Staphylococcous aureus (MRSA) SECARA IN VITRO

Sri Winarsih, Uswatun Khasanah, Abu Hasan Alfatah

Abstract


Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan salah satu bakteri yang dapat membentuk biofilm. Biofilm dapat menghambat kerja antibiotik sehingga dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Daun putri malu (Mimosa pudica) memiliki senyawa metabolit sekunder di antaranya yaitu senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid yang didapatkan dari fraksi etil asetat daun Mimosa kemungkinan dapat memberikan efek merusak biofilm sekaligus antibakteri bagi bakteri MRSA. Senyawa flavonoid dapat diperoleh melalui proses fraksinasi menggunakan pelarut etil asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fraksi etil asetat terhadap kerusakan biofilm dan terhadap jumlah koloni bakteri, berdasarkan lama inkubasi. Dosis fraksi etil asetat yang digunakan yaitu 3 mg, 6 mg, 9 mg, 12 mg, 15 mg. Lama inkubasi yang digunakan yaitu satu jam dan dua jam. Jumlah koloni bakteri dihitung menggunakan skor. Skor tertinggi +6 untuk pertumbuhan koloni bakteri yang sangat padat dan skor terendah +1 untuk pertumbuhan koloni bakteri yang renggang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar kerusakan biofilm seiring dengan dosis fraksi etil asetat (Spearman, r = 0,426, p = 0,01), dan besar kerusakan perlakuan waktu 2 jam lebih tinggi dari pada perlakuan 1 jam (Paired t test, semua dosis menunjukkan p < 0,00). Jumlah koloni menunjukkan penurunan, namun tidak ada perbedaan bermakna antara waktu 1 jam dengan 2 jam (Paired t test, semua dosis p > 0,00). Kesimpulan pada penelitian ini adalah fraksi etil asetat dari ekstrak daun putri malu (Mimosa pudica) dapat merusak biofilm dari bakteri MRSA, dan perlakuan waktu 2 jam menunjukkan kerusakan yang lebih tinggi dari pada 1 jam, namun tidak ada perbedaaan dalam menurunkan jumlah koloni MRSA yang berada dalam lapisan biofilm antara waktu 1 jam dan 2 jam.

 

 


Keywords


bakteri MRSA; fraksi etil asetat; kerusakan biofilm; Mimosa pudica.

Full Text:

PDF

References


Chen CJ & Huang YC. New Epidemiology of Staphylococcus aureus Infection in Asia. Clin Microbiol Infect. 2014; 20(7):605-606.

Kurniawati AFS, Satyabakti P, Arbianti N. Perbedaan Risiko Multidrug Resistance Organisms (MDROS) Menurut Faktor Risiko dan Kepatuhan Hand Hygiene. Jurnal Berkala Epidemiologi. 2015; 3(3):277-289.

Arjuna A, Pratama WP, Sartini, Mufidah. Uji Pendahuluan Antibiofilm Ekstrak Teh Hijau dan Teh Hitam pada Streptococcus mutans Melalui Metode Microtitter Plate. Jurnal Farmasi Galenika. 2018; 4(1):44 – 49.

Mehingko L, Awaloei H, Wowor MP. Uji Efek Antimikroba Estrak Daun Putri Malu (Mimosa pudica Duchaas & Walp) Secara In Vitro. Jurnal Biomedik. 2010; 2(1):44-49.

. Lee J-H, JH Park, HS Cho, SW Joo, MH Cho, J Lee. Antibiofilm Activities of Quercetin and Tannic Acid Against Staphylococcus aureus. Biofouling: The Journal of Bioadhesion and Biofilm Research. 2013; 29(5).

Kining E. Aktivitas Antibiofilm Ekstrak Air Daun Melinjo, Daun Singkong, dan Daun Pepaya terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa secara In Vitro. Tesis. Bogor: Program Studi Biokimia Institut Pertanian Bogor. 2015.

Khan F, Shukla I, Rizvi M. Cefoxitin Disc Test as a Marker for Detecting Methicillin Resistence in Staphylococcus aureus Isolates. Journal of Pure and Applied Microbiology. 2010; 4(2):831-835.

Murray PR, Baron EJ, Pfaller MA, Tenover FC, and Yolken RH. Manual of Clinical Microbiology. 7th Edition. Washington DC: American Society for Microbiology. 1999. Pp. 284.

Sandasi LCM, Viljoen AM. The In Vitro Antibiofilm Activity of Selected Culinary Herb and Medical Plants Against Listeria monocytogenes. Letters in Applied Microbiology (50). 2010. P. 30-35.

Puspitasari AD dan Prayogo LS. Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi dan Sokletasi Terhadap Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Kersen (Mutingia calabura). Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta. 2017.

Pratiwi ST. Mikrobiologi Farmasi. Jakarta: Penerbit Erlangga. 2008.

Soeksamanto. Mahkota Dewa, Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl. (Thymelaceae) Biodiversita. 2010; 8(2): 92-95.

Kamelia NJ. Aktivitas Antibaktri Fraksi Ekstrak Etanol Daun Putri Malu (Mimosa pudica) Terhadap Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) SecaraIn Vitro. Skripsi. Malang: Fakultas Kedokteran. Universitas Brawijaya. 2018.

Andreasen CB. Staphylococcosis dalam Diseases of Poultry. 12th Edition. Saif YM, Fadly AM, McDougald, Nolan, LK, Swayne DE (Editor). USA: Blackwell Publishing. 2008. p 892-896.

Yurdakul NE, Erginkaya Z, and Unal E. Antibiotic Resistance of Enterococci, coagulase negative Staphylococci and Staphylococcus aureus Isolated from Chicken Meat. J Food Sci. 2013. 31(1):14 -19.

Karimela EJ, Ijong FG, Dien HA. Karakteristik Staphylococcus aureus yang Diisolasi dari Ikan Asap Pinekhe Hasil Olahan Tradisional Kabupaten Sangihe. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 2017. 20(1).

Locke T, Keat S, Walker A, Mackinnon R. Microbiology and Infectious Diseases on The Move. Jakarta: Penerbit Indeks. 2013.

Clinical and Laboratory Standards Institute. Performance Standards for Antimicrobial Disk Susceptibility Test; Aproved Standard M02-A11. Clinical and Laboratory Standards Institute, Wayne, PA. 2012.

Jorgensen JH, Ferraro MJ. Antimicrobial Susceptibility Testing: A Review of General Principles and Contemporary Practices. Clinical Infectious Disease. 2009. 49:1749-55.

Mutmainah BQ, Supnawadi, Ni Matuzahroh. Efektivitas Ekstrak Etanol Mimosa pudica L. Terhadap Pembentukan Biofilm Staphylococcus aureus. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi. 2018.

Yuliandari R. Uji Aktivitas Antibiofilm Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) Terhadap Pseudomonas aeruginosa Secara In Vitro. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. 2015.

Hendra R, Ahmad S, Sukari A., Shukor, MY, Oskouelan E. Flavonoid Analyses and Antimicrobial Activity of Various Parts of Phaleria macrocarpa (Scheff). Boerl Fruit. Intr J Mol Sci. 2011; 12:3422-3431.

Cushnie TPTim, Lamb Andrew. Journal Antimicrobial Activity of Flavonoids. International Journal of Antimicrobial Agents. 2005; 26:343-356.

Nuria MC, Faizaitun, A Sumantri. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jarak Pagar (Jatropa curcas L) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC25923, Escherichia coli ATCC 25922, dan Salmonella typhi Atcc 1408. 2009; 2(6):26-37.

Karou D, Savadogo A, Canini A, Saydou Y, Monstesano C, Simpore J, et al. Antibacterial Activity of Alkaloids from Sida Acuta. African Journal of Biotechnology. 2005; 4(12):1452-1457.

Darsana I, Besung I, Mahatmi H. Potensi Daun Binahong (Anredera codifolia (Tenore) Steenis) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Secara In Vitro. Indonesia Mediscus Veterinus. 2012.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.