EFIKASI TERAPI BISFOSFONAT PADA PASIEN OSTEOPOROSIS PRIMER DAN OSTEOPENIA MELALUI PEMANTAUAN SKOR DMT (PENELITIAN DILAKUKAN DI POLIKLINIK RHEUMATOLOGI RSUD SAIFUL ANWAR)

Ema Pristi Yunita, Fadhila Putri Imananta, Bagus Putra Suryana

Abstract


Abstrak

 

Densitas Mineral Tulang (DMT) yang rendah seringkali terjadi pada penyakit osteoporosis dan osteopenia. Pengobatan lini pertama dari kedua penyakit tersebut adalah bisfosfonat. Terapi bisfosfonat memerlukan waktu lama, harus didukung dengan konsumsi kalsium dan vitamin D, efikasinya tidak dapat dirasakan secara langsung, serta ada aturan khusus pada pemakain rute oral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan DMT pasien osteoporosis primer dan osteopenia dalam rentang waktu 6-18 bulan yang menggunakan terapi bisfosfonat tanpa memperhatikan kepatuhan terapi, cara minum yang rute oral, serta konsumsi kalsium maupun vitamin D. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong melintang. Sampel berjumlah 26 pasien yang diambil secara retrospektif sejak 2013 sampai Januari 2017 dari rekam medis. Data diambil dari pasien osteoporosis primer dan osteopenia berusia 50-80 tahun yang menggunakan bisfosfonat dan memiliki dua skor DMT. Hasil uji t berpasangan menunjukkan perbaikan skor DMT yang signifikan pada tulang femoral neck sebesar 4,44% (p = 0,048), ward’s triangle 14,4% (p = 0,000), dan g. trochanter 5,37% (p = 0,000). Hasil uji t berpasangan untuk skor T menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tulang ward’s triangle 14,52% (p = 0,000) dan g. trochanter 11,65% (p = 0,000). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu selama rentang waktu 6-18 bulan telah terjadi peningkatan DMT yang signifikan pada tulang femoral neck, ward’s triangle, dan g.  trochanter.

 

Kata kunci: bisfosfonat, densitas mineral tulang (DMT), osteopenia, osteoporosis

Full Text:

PDF

References


International Osteoporosis Foundation. What is osteoporosis? (Online). 2017. https://www.iofbonehealth.org/what-is-osteoporosis. Diakses 18 October 2017.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Data dan Kondisi Penyakit Osteoporosis di Indonesia. Jakarta. 2015. Hlm 1-3.

Mutlu M, Argun M, Kilic E, Saraymen R, and Yazar S. Magnesium, Zinc and Copper Status in Osteoporotic, Osteopenic and Normal Post-menopausal Women. The Journal of International Medical Research. 2007; 35: 692-695.

Karaguzel G and Holick MF. Diagnosis and Treatment of Osteopenia. Reviews in Endocrine and Metabolic Disorders. 2010; 11: 237-251.

Watts NB, Bilezikian JP, Camacho PM, Greenspan SL, Harris ST, Hodgson SF, et al. American Association of Clinical Endocrinologists Medical Guidelines for Clinical Practice for The Diagnosis and Treatment of Postmenopausal Osteoporosis. Endocrine Practice. 2010; 16(3): 1-37.

O’connell MB and Vondracek SF. Osteoporosis and Other Metabolic Bone Diseases. Di dalam: Dipiro JT, Talbert RL, Yee GC, Matzke GR, Wells BG, and Posey LM (ed). Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach. 7th Edition. New York: The McGraw-Hill Companies, Inc. 2008. P 1483-1502.

Rizzoli R, Boonen S, Brandi ML, Burlet N, Delmas P, and Reginster JY. The Role of Calcium and Vitamin D in The Management of Osteoporosis. Bone. 2008; 42:246-249.

Kawiyana IK. Osteoporosis Pathogenesis, Diagnosis and Recent Treatment. Jurnal Penyakit Dalam. 2009; 10(2):157-170.

Cosman F, Lindsay R, LeBoff MS, Jan de Beur S, and Tanner B. Clinician’s Guide to Prevention and Treatment of Osteoporosis. National Osteoporosis Foundation. 2014; 1-55.

Chen Z, Wang Z, Lohman T, Heymsfield SB, Outwater E, Nicholas JS, et al. Dual-Energy X-Ray Absorptiometry Is a Valid Tool for Assessing Skeletal Muscle Mass in Older Woman. The Journal of Nutrition. 2007; 2775-2780.

Meeta. Postmenopausal Osteoporosis Basic and Clinical Consepts. New Delhi: Jaypee Brothers Medical Publishers Ltd. 2013; 2:20-22.

Norma J. Osteoporosis in women: The effects of menopause on bone strength, calcium & osteoporosis and the influence of estrogen on osteoporosis. (Online). 2017.https://www.endocrineweb.com/conditions/osteoporosis/osteoporosis-osteoporosis-women. Diakses 18 October 2017.

Boonen S, Vanderschueren D, Venken K, Milisen K, Delforge M, Haentjens P. Recent Developments in The Management of Postmenopausal Osteoporosis with Bisphosphonates: Enhanced Efficacy by Enhanced Compliance. Journal of Internal Medicine. 2008; 264:315-332.

Lewiecki EM, Keaveny TM, Kopperdahl DL, Genant HK, Engelke K, Fuerst T, et al. One-Monthly Oral Ibandronate Improves Biomechanical Determinats of Bone Strength in Women with Postmenopausal Osteoporosis. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. 2009; 94(1):171-180.

Orwoll ES, Miller PD, Adachi JD, Brown J, Adler RA, Kendler D, et al. Efficacy and Safety of a Once-Yearly i.v. Infusion of Zolendronic Acid 5 mg Versus a Once-Weekly 70-mg Oral Alendronate in the Treatment of Male Osteoporosis: A Randomized, Multicenter, Double-Blind, Active-Controlled Study. Journal of Bone and Mineral Research. 2010; 25(10):2239-2250.

Carbonare LD, Zanatta M, Gasparetto A, Valenti MT. Safety and Tolerability of Zolendronic Acid and Other Bisphosphonates in Osteoporosis Management. Drug, Health Care and Patient Safety. 2010; 2:121-137.

Jansen JP, Bergman GJD, Huels J, Olson M. The Efficacy of Bisphosphonates in the Prevention of Vertebral, Hip, and Nonvertebral-Nonhip Fractures in Osteoporosis: A Network Meta-Analysis. Seminars in Arthritis and Rheumatism. 2011; 40(4):275-284.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.majalahkesehatan.2017.004.04.3

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.