HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN PASIEN STROKE DI INSTALASI REHABILITASI MEDIK RUMAH SAKIT DR. ISKAK TULUNGAGUNG

Setyoadi Setyoadi, Tina Handayani Nasution, Amanda Kardinasari

Abstract


Pasien stroke tidak dapat sepenuhnya mandiri disebabkan adanya gejala sisa yang menyertai setelah perawatan akut. Keluarga sangat berperan dalam fase pemulihan, sehingga sejak awal perawatan keluarga diharapkan terlibat dalam penanganan penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian pasien stroke di instalasi rawat jalan rehabilitasi medik Rumah Sakit Dr. Iskak Tulungagung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan sample secara purposive sampling dengan jumlah sample 57 pasien. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Barthel index dan kuesioner dukungan keluarga. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan dukungan keluarga skor rata-rata adalah 87,84 termasuk kategori baik. Sementara skor rata-rata kemandirian pasien stroke adalah 81,75 termasuk kategori sesang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikasi p = 0,00 (α = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan petugas kesehatan dapat melibatkan peran keluarga dalam proses pemulihan pada pasien pasca stroke yang menjalani perawatan di rumah.

Kata kunci: dukungan keluarga, kemandirian, stroke

Full Text:

PDF

References


Gillen G. Stroke rehabilitation: A function-based Approach. 4th Edition. United States of America: Elsevier. 2015.

National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Brain Basics: Preventing Stroke. (Online). 2009.

BKKBN. (Online). 2009. http://nad.bkkbn.go.id/. Diakses November 2015.

CDC. Stroke Maps and Data Sources. (Online). 2014. http://www.cdc.gov/stroke/maps_data.html. Diakses November 2015.

World Health Organization. Recommendations on Stroke Prevention, Diagnosis and Therapy. Stroke. 2008; 40:1407-1431.

Stroke Association. Impact of Stroke (Stroke Statistics). (Online). 2015.http://www.strokeassociation.org/STROKEORG/AboutStroke/Impact-of-Stroke-Stroke statistics_UCM_310728_Article.jsp#.VlG6DdLhDIU. Diakses November 2015.

Widjaja H, Putra IBK, Nuartina AABN. Neurorestorasi Pasca-stroke: Harapan Baru Penderita Stroke. CDK-227. 2015; 42(4):257- 261

Cameron et al. Randomized Clinical Trial of the Timing It Right Stroke Family Support Program:Research Protocol. BMC. 2014; 14:18.

Langhorne P, Bernhardt J, Kwakkel G. Stroke Rehabilitation. Elsevier. 2011; 377(9778):1693-702.

Mu’tadin Z. Pengantar Pendidikan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Andi Offset. 2002.

Mulyatsih E dan Ahmad A. Stroke; Petunjuk Perawatan Pasien Pasca Stroke di Rumah. Jakarta: FK Universitas Indonesia. 2010.

KEMENKES. Presiden Resmikan RS Pusat Otak Nasional, (Online). 2014.http://www.depkes.go.id/article/view/201407200001/presiden-resmikan-rs-pusat-otak-nasional.html. Diakses November 2014.

Smeltzer C, Suzanne, Brunner & Suddarth. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. EGC: Jakarta. 2002.

Setiadi. Konsep dan Proses Keperawatan Keluarga. Edisi kedua. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2010.

Friedman M. Buku Ajar Keperawatan keluarga : Riset, Teori, dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: EGC. 2010.

Endriyani L. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kemandirian Activities Of Daily Living Pasien Post

Stroke di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. 2011.

Nainggolan. Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC. 2012.

Papalia DE, et al. Human Development (PsikologiPerkembangan). Jakarta: Kencana. 2009.

Pratita N. Hubungan Dukungan Pasangan dan Health Locus Of Control dengan Kepatuhan dalam Menjalani Proses Pengobatan pada Penderita Diabetes Melitus Tipe-2. Jurnal Mahasiswa Ilmiah Universitas Brawijaya. 2012; 1(1).

Wurtuningsih B. Dukungan Keluarga pada Pasien Stroke di Ruang Saraf RSUP Dr. Kariadi Semarang. Med Hosp. 2012; 1(1): 57-59.

Nurkhayati D. Gambaran Dukungan Sosial Keluarga pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Di Instalasi Dialisis RS Dr. Sardjito. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. 2005.

Kaakinen JR, Hanson SMH. Theoretical Foundations for Family Health Nursing Practice. Di dalam: Bomar PJ (Editor). Promoting Health in Families: Applying Family Research and Theory to Nursing Practice. 3. Philadelphia: Saunders. 2004. P 93–116.

Suparyanto. Konsep Dukungan Keluarga. (Online) . 2012. http://drsuparyantoblogspot.com/2012/03/konsep-dukungan-keluarga.html. Diakses 28 September 2014.

Javier F. Determining Quality of Life in Stroke Survivors. Expert Rev Pharmacoecon Outcomes Res. 2012; 12(2):199-211.

Ardi. Analisis Hubungan Ketidakmampuan Fisik Dan Kognitif Dengan Keputusasaan Pada Pasien Stroke Di Makassar. Depok: FIK UI. 2011.

Rosiana E. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Menjalani Fisioterapi pada Klien Pasca Stroke di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Sleman Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Respati. 2012. P 11-15.

Kosassy SM. Hubungan Peran Keluarga Dalam Merawat dan Memotivasi Penderita Pasca Stroke dengan Kepatuhan Penderita Mengikuti Rehabilitasi di Unit Rehabilitasi Medik RSUP. Dr. M. Djamil Padang tahun 2011. Padang: Universitas Andalas. 2011.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.majalahkesehatan.2017.004.03.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.