Perbandingan Respon Caspase-3 Sel Trakea terhadap Radiasi Sinar Gamma Dosis Tunggal dan Dosis Fraksinasi

Authors

  • Berlian Cyntia Devi FKUB
  • Yuyun Yueniwati FKUB
  • Ahmad DW FKUB

Abstract

Radiasi sinar gamma adalah suatu modalitas terapi kanker, namun salah satu efek yang tidak diinginkan adalah kerusakan sel normal di sekeliling sel target. Salah satu organ yang sering terkena dampak adalah trakea. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pemberian radiasi sinar gamma dosis tunggal 10 Gy (1x10 Gy) dapat  menyebabkan ekspresi caspase-3 yang lebih tinggi daripada pemberian radiasi sinar gamma dosis fraksinasi 10 Gy (5x2 Gy) pada sel trakea. Studi eksperimental menggunakan one way ANOVA dilakukan terhadap hewan coba Rattus norvegicus galur Wistar, berusia 3-4 bulan dan berat badan seragam sekitar 200 g. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok dengan n = 9, yaitu kelompok kontrol, kelompok radiasi dosis tunggal, dan kelompok radiasi dosis fraksinasi. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah respon caspase-3 sel trakea akibat radiasi sinar gamma. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi caspase-3 pada radiasi dosis tunggal meningkat secara signifikan (p < 0,05). Namun pada pemberian radiasi dosis fraksinasi pada sel trakea tidak menunjukkan ekspresi caspase-3 yang bermakna (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian radiasi sinar gamma dosis tunggal 10 Gy (1x10 Gy) dapat ,menyebabkan ekspresi caspase-3 yang lebih tinggi daripada pemberian radiasi sinar gamma dosis fraksinasi 10 Gy (5x2 Gy) pada sel trakea.  Kata kunci: Caspase-3, Radiasi, Sinar gamma, Trakea.

Author Biographies

Berlian Cyntia Devi, FKUB

FKUB

Yuyun Yueniwati, FKUB

FKUB

Ahmad DW, FKUB

FKUB

References

Affandi A. Prinsip Terapi Radiasi dalam THT. Riau. 2009. Hal. 2-14.

Diaz, et al. Ionizing radiation-Induced Oxidative stress Alters miRNA Expression. 2011..(Online). (http://www..plosone.org/article/info:doi/10.1371/journal.pone.0006377. Diakses 22 Desember 2012.

Kreshnamurti I, Ginting R, dan Dina F. Refrat Radioterapi: Radioterapi pada Kanker Serviks. 2005. (Online). (http://digilib.unsri.ac.id/download/Dasar-Dasar%20Radioterapi.pdf. Diakses tanggal 14 Desember 2011.

Guyton AC dan Hall JE. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Irawati D et al. (Penerjemah). Edisi ke-11. Jakarta: EGC Medical Publisher. 2008. Hal. 41, 609-610.

Albertsson M. Dose-Response Studies of Single Dose Ionizing Radiation on the Ciliated Epithelium of the Trachea of the Rabbit. A Physiologic and Ultrastructural Investigation. Acta Radiol Oncol. 1985; 24(5):433-443.

Arma AJ. Zat Radioaktif dan Penggunaan Radioisotop bagi Kesehatan. 2004. (Online), (http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/3763/1/biostatistik-abdul%20jalil.pdf. Diakses 24 Desember 2012.

Suyuti. Keluhan Mulut Kering Ditinjau dari Faktor Penyebab, Manifestasi dan Penanggulangannya. Sumatra Utara. 2002. Hal. 6-35.

Downloads

Published

2016-12-06